BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Shaleh prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kotim yang cepat mengalami kerusakan.
"Padahal infrastruktur jalan itu sangat penting. Kami melihat (penyebabnya) karena kurangnya kesadaran para pengusaha angkutan, membawa angkutan sesuai beban jalan," kata Shaleh, Kamis (24/5/2018).
Shaleh melihat banyak jalan yang mulai rusak. Bahkan, dia memprediksi selama tiga bulan ke depan, kerusakan ruas jalan itu akan semakin parah.
Dia mencontohkan, ruas jalan yang sudah mengalami kerusakan parah seperti dari Jalan Tjilik Riwut arah Sampit - Palangka Raya, atau HM Arsyad, Sampit - Seruyan. Padahal jalan itu baru tahun lalu diperbaiki total.
"Apakah memang kondisi kualitas pekerjaan yang menjadi penyebab selama ini, atau memang karena muatan kendaraan melebihi kapasitas jalan," tegasnya.
--page
Terkait itu, Shaleh berharap agar pengusaha angkutan itu menyadari jalan umum itu punya batas dan kemampuan maksimal. Juga diharapkan, agar digencarkan penertiban kendaraan melebihi muatan.
Jalan di Kotim kapasitasnya hanya mampu untuk beban delapan ton saja, sesuai muatan sumbu terberat. (NACO/B-11)








