PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianor meminta agar para petani di Kota Palangka Raya tidak takut mencoba.

"Selama ini lahan di Palangka Raya disebut tidak cocok untuk pertanian padi makanya tidak pernah ada yang menanam padi di kota ini. Tapi ternyata setelah dicoba, dengan metode tertentu, padi bisa ditanam di daerah Kalampangan. Padahal di sana hanya dikenal dengan perkebunan sayur mayur. Intinya jangan takut mencoba," kata Sugianor, Jumat (25/5/2018).

Menurut Sugianor, petani adalah pejuang pangan maka tidak ada salahnya mencoba segala cara untuk dapat membuahkan hasil pertanian.

"Mencoba itu tidak ada salahnya. Jangan langsung percaya orang mengatakan oh di sini tanahnya tidak subur, di sana tidak cocok untuk menanam itu. Dicoba dulu. Kalau memang tidak cocok, diulang lagi dengan metode lain. Buktinya saat ini ada 7,2 ton/hektar gabah kering panen (GKP) produksi padi di Kelurahan Kalampangan yang panennya dilakukan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia beberapa waktu lalu. Itu adalah buah dari mencoba," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/m)