BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau hingga saat ini masih ada masalah mengenai pendistribusian air bersih dari PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, namun masalah ini ditargetkan tidak terjadi lagi di 2019.
"Sesuai janji kami, tahun depan masalah pendistribusian air bersih pada pelanggan seperti rusaknya pipa dan lain lain wajib selesai. Tidak ada alasan lagi," tegas Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Sapriansyah kepada Borneonews.co.id, Jumat (25/5/2018).
Ditanyakan pendanaan perbaikan infastruktur pendistribusian air? Sapriansyah mengatakan apapun caranya akan ditempuh mereka agar target bisa tercapai.
"Bagaimanapun caranya, perbaikan jaringan distribusi air harus tuntas. Masalah dana, akan kita perjuangkan apakah dari APBN, APBD atau menggunakan dana dari PDAM sendiri," jelasnya.
Dia mengatakan target ini wajib tercapai lantaran masalah perbaikan jaringan distribusi air di Pangkalan Bun dan sekitarnya sudah tidak bisa ditawar lagi.
--page
"Hal ini sesuai program kerja PDAM dan saya optimistis bakal didukung sepenuhnya oleh Pemkab, karena target penyelesaian masalah pendistribusian air ini merupakan upaya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," tegasnya. (YUDA/B-6)








