BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan bahwa molornya penyelesaian dan pengesahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) pasti akan berimbas sangat besar. Terutama bagi wilayah berkembang seperti Provinsi Kalimantan Tengah, terutama Kota Palangka Raya.
"Saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, kami seluruh kepala daerah sudah menyampaikan kondisi ini. Harus diakui memang bahwa kondisi ini menjadi salah satu faktor yang sangat berdampak bagi wilayah untuk untuk dapat berkembang dengan baik," kata Riban Satia, Jumat (25/5/2018).
Terutama untuk mendapatkan investasi. Riban Satia berpendapat bahwa investor yang ingin masuk ke Palangka Raya akhirnya membatalkan diri lantaran tidak berani berinvestasi dengan resiko yang bisa terjadi akibat belum rampung RTRW.
"Kita memahami proses RTRW sangat sulit untuk diselesaikan. Namun kita berharap hal ini dapat segera tuntas, sehingga iklim investasi di daerah dapat kembali bergairah. (TESTI PRISCILLA/B-5)








