SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Menjelang arus mudik Lebaran, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Darmawati, meminta semua sopir bus dan travel harus bebas narkoba.

"Maka dari itu arus mudik tahun ini harus dikawal ketat. Terutama pihak yang berkaitan dengan jasa transportasi darat," kata Darmawati, Minggu (27/5/2018).

Menurutnya, memastikan sopir dalam kondisi sehat itu sangat penting. Sebab menyangkut keselamatan penumpang.

Ia juga mengaku, tidak ingin medengar kabar buruk selama arus mudik akibat kelalaian sopir dan pengusaha angkutan.

"Kami tidak ingin ada kecelakaan yang terjadi pada pemudik akibat kelalain dari sopir," kata politisi Partai Golkar ini.

Ia juga menekankan, pemilik usaha angkutan harus memahami bahwa para sopir yang dipekerjakan mesti bebas dari pengaruh obat terlarang dan alkohol.

Maka dari itu, lanjut Darmawati, sejak saat ini dirinya sudah menyampaikan kepada pihak terkait supaya melakukan tes urine terhadap sopir bus dan travel sebelum membawa penumpang.

Itu penting supaya jangan sampai pemerintah kecolongan, transportasi umum disopiri orang yang tidak sehat secara mental dan jasmani.

Bahkan, menurut dia, jika saat tes urine ditemukan indikasi sopir yang menggunakan narkoba atau alkohol, harus ditindak tegas. Kapan perlu SIM mereka dijadikan taruhannya atau dicabut. Sehingga tidak ada sopir yang berani main-main dengan keselamatan penumpang. (NACO/B-3)