PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bagi anak-anak panti asuhan yang tinggal di yayasan dengan nama besar mungkin sudah menjadi hal biasa apabila dikunjungi salah satu instansi. 

Namun berbeda dengan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Nurul Sholihin di Jalan G Obos XXIII ini, Minggu (27/5/2018). 

Mereka yang berjumlah 150 anak terlihat begitu bahagia ketika para pemuda yang tergabung dalam Parade Cinta Tanah Air (PCTA) di bawah binaan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Kalimantan Tengah, hadir ke tempat tersebut. 

Wajar, panti asuhan yang terletak sekitar 200 meter dari jalan induk G Obos itu masih jarang dikunjungi instansi maupun pemerintah. 

Ketua PCTA Kalteng, Hari Kristiawan Saputra mengatakan, sengaja memilih panti tersebut karena berbeda dibanding panti lainnya. 

--page

"Donaturnya lebih sedikit dibanding panti asuhan lain yang sudah besar di Palangka Raya. Makanya kita memilih di sini," kata Hari. 

Dia menuturkan, selain berbagi, kedatangannya juga sekaligus untuk berbuka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan berupa sembako. 

Namun sebelum berbuka puasa, mereka mencoba menghidupkan suasana dengan mengadakan beberapa permainan. Alhasil, anak-anak pun terlihat bahagia hingga tak terasa waktu berbuka puasa pun tiba. 

Pengurus Panti Asuhan, Nurul Sholihin, Siti Norsiati mengucapkan terimakasih kepada anak PCTA dan Kemenhan Kalteng yang rela meluangkan waktu berkunjung ke panti tersebut. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kementerian Pertahanan Kalimantan Tengah, Kolonel Inf Werdi Widodo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari anak-anak PCTA di bawah pembinaan Kemenhan. 

--page

Selain ke panti asuhan berikut buka puasa bersama, mereka juga berencana membagi takjil untuk pengendara di bulan Ramadan ini. 

"Anak-anak dulu pertama kesini bangunan masih belum berdiri. Tapi ini sudah. Mudah-mudahan setelah ini nantinya akan ada banyak donatur maupun instansi lainnya yang mau masuk ke sini," ucap Werdi Widodo. (BUDI YULIANTO/B-11)