BORNEONEWS, Palangka Raya – Setelah 25 Mei 2018 kemarin, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) melangkah pada tahun ketiga kepemimpinannya. Tepatnya, pada 25 Mei 2016 lalu, Sugianto Sabran bersama wakilnya Habib H Said Ismael dilantik sebagai pemimpin Kalteng di Jakarta.
Terkait langkah setelah melalui tahun ke dua, Sugianto mengatakan tetap pada kesimpulannya yakni peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng baik kuantitas maupun kualitas sebagai target utama.
“Melangkah di tahun ketiga ini, saya berharap harus ada peningkatan PAD yang signifikan. Ini modal untuk membangun daerah, memerangi kemiskinan, dengan cara program-program strategis tepat sasaran dan memberikan akses yang baik bagi kesejahteraan segenap rakyat,” kata Sugianto, Minggu (27/5/2018).
Dengan peningkatan PAD, akan bisa leluasa membuat program lokal. Akan berbeda jika penerimaan daerah terlalu mengandalkan dana perimbangan dari pusat, karena keterbatasan mengatur sesuai kebutuhan daerah.
“Dengan PAD tinggi, kita bisa memperbanyak akses terutama banyak meningkatkan program pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, supaya lebih dinikmati masyarakat luas,” ucapnya.
--page
Sugianto menandaskan, peningkatan infrastrukur khususnya yang berkaitan langsung dengan perekonomian akan lebih diutamakan. Sebab, dengan bagusnya akses akan memberikan multiplayer effect kepada keseluruhan masyarakat Kalteng.
“Bergeraknya ekonomi sektor riil sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi. Tugas berikutnya adalah pemerataan, biar tidak banyak kesenjangan ekonomi antara yang kaya dan miskin atau gini rasio-nya,” tutur dia. (ROZIQIN/B-11)








