PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam satu pekan terakhir hujan deras terus mungguyur Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Akibatnya, beberapa titik ruas Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringi Lama (Kolam) menjadi rusak parah seperti kolam renang dan kubangan lumpur.

Pengendara kesulitan melintasi jalan penghubung antarkecamatan itu, karena kubangan lumpur dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter.

Ujang (48), warga Kotawaringin Lama (Kolam) mengeluhkan tentang kondisi jalan itu. Dirinya terpaksa menerobos dan berjuang keras melewati kubangan lumpur untuk menuju Pangkalan Bun.

"Sudah satu bulan lebih keadaan Jalan Pangkalan Bun - Kolam seperti bubur, belum lagi mendekati lebaran, dimana kita harus pulang kampung untuk bersama keluarga di Kolam, maupun dari Kolam ke Pangkalan Bun," keluhnya, Senin (28/5/2018)

Ada lima titik kerusakan jalan terparah dari arah Kolam - Pangkalan Bun. Jalan laterit yang sudah menjadi kubangan lumpur itu paling pendek 50 m dengan tebal lumpur 50-70cm, dan yg terpanjang sekitar 150-200 m.

--page

Gusti Samudera sebagai masyarakat Kolam meminta pihak pelaksana untuk segera melaksanakan pekerjaan di lapangan dalam rangka aktivitas puasa dan menyongsong lebaran. "Sudah satu bulan lebih tanda tangan kontrak, seharusnya 15 hari sudah melakukan aksi untuk melaksanakan pekerjaan, sampai sekarang belum ada," ungkapnya. (Andre/B-2)