SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami mengimbau warga tak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar. Apalagi saat ini sudah memasuki perubahan cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau.

"Iya saat ini memang masih sering terjadi hujan, namun sudah mulai memasuki musim kemarau. Sehingga jangan membakar lahan untuk membuka lahan pertanian," ujar Eddy, Senin (28/5/2018).

Di Pulau Hanaut memiliki banyak hutan dan lahan. Sehingga jika masyarakat tidak menjaganya dan malah melakukan pembakaran, maka dampaknya akan besar dan akan susah dipadamkan.

"Harus dijaga dengan baik, karena kalau sampai lahan dibuka dengan cara dibakar dampaknya sangat besar bagi daerah ini," kata Eddy.

Eddy berharap agar lahan yang merupakan milik masyarakat dijaga dengan baik. Kalaupun ingin dibuka maka masih banyak cara lain untuk membersihkannya.

--page

Mulai dari dengan menggunakan mesin atau juga dengan racun yang bisa mematikan rumput atau tumbuhan lainnya. Sehingga tidak dilakukan dengan cara membakar. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)