BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada alasan tersendiri mengapa perempuan korban perkosaan berusia 38 mau masuk ke dalam mobil setelah mendapat tawaran dari para pelaku.
Korban pemerkosaan ini awalnya mengira bahwa orang yang ada di dalam mobil adalah orang travel yang menjalankan tugas mendapatkan penumpang.
"Jadi pada saat mereka menghampiri korban yang sedang berjalan kaki, korban ini mengira orang travel sehingga masuk," kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Harman Subarkah, Senin (28/5/2018).
Perkiraan itu karena dilihat dari mobil yang digunakan. Dan memang benar bahwa mobil yang dibawa para pelaku itu mobil rentalan, yakni disewa oleh para pelaku.
"Mobil itu memang mobil rental. Jadi mereka ini tidak punya pekerjaan. Kemudian nyewa untuk jalan-jalan keliling kota," ungkap Harman.
--page
Selanjutnya, di tengah perjalanan, korban mulai curiga dengan pelaku setelah merampas tas dan ponsel korban. Tak berapa lama kemudian, aksi pemerkosaan menimpa korban.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan tiga orang diduga pelaku pada Sabtu (26/5/2018) malam. Mereka berinisial AL (19), AD (19) dan OW (25).
AD terpaksa ditembak karena tidak koorperatif terhadap petugas saat dilakukan penangkapan. Satu orang sisanya masih buron. (BUDI YULIANTO/B-5)








