BORNEONEWS, Sampit- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supriadi meminta pemkab mengevaluasi kualitas pelayanan publik di PDAM Dharma Tirta Sampit.
Evaluasi dibutuhkan supaya pelayanan yang diberikan PDAM kepada para pelanggan tidak selalu menuai keluhan.
"Persoalan mesin rusak dan lain sebagainya itu sudah barang tentu ada prediksi dari tim teknis PDAM. Masyarakat tentu tidak mau tahu akan persoalan PDAM tersebut," kata Supriadi, Selasa (20/5/2018).
Apalagi sampai PDAM tidak mengalir dalam 1x12 jam saja, maka masyarakat tentu akan ribut semua. Oleh sebab itu, dengan adanya kejadian air tidak mengalir beberapa hari lalu, layanan PDAM harus ada perubahan dari sebelumnya.
Bagi pelanggan, lanjut Supriadi, mereka inginkan pasokan air itu tidak pernah macet agar kegiatan mereka tidak terganggu.
--page
Maka dari itu, wajar PDAM dituntut untuk memberikan pelayanan yang sempurna kepada masyarakat. Karena selama ini masyarakat membayar untuk mendapatkan pelayanan itu.
Bahkan, jika warga terlambat membayar, PDAM bersikap tegas hingga pada pencabutan meteran. (NACO/B-3)








