SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan area tunggu bagi penumpang kapal laut, khususnya saat arus mudik Lebaran.

Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus mengatakan, menjelang Lebaran tahun ini arus mudik diprediksi meningkat. Maka dari itu jangan sampai penumpang kapal menunggu di tempat yang tidak layak dan terlantar.

Menurutnya, solusi yang tepat yakni dengan menyediakan tempat istirahat yang layak bagi calon penumpang. Bahkan bila perlu, jalan di sekitar pelabuhan dimanfaatkan untuk lokasi mendirikan tenda darurat. Terutama jalan di depan pelabuhan.

Parimus menegaskan, Pemkab Kotim harus bisa menangani para pemudik pada tahun ini dengan baik. Salah satunya dengan menyiapkan tempat tunggu bagi penumpang kapal.

"Karena saya prihatin melihat saat arus mudik tahun lalu malam-malam di sekitar pelabuhan ada yang tidur di teras toko, kasihan seperti itu,” kata Parimus, Selasa (29/5/2018).

--page

Menurut dia, jajaran DPRD Kotim meminta penanganan arus mudik tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Penyedia jasa kapal juga harus aktif berkoordinasi dengan pemerintah, serta pihak penyedia jasa pelabuhan.

"Kita prediksi arus mudik tahun ini tidak kalah seperti tahun sebelumnya, terutama bagi karyawan perkebunan," tutup Parimus. (NACO/B-3)