PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Alokasi dana desa (ADD) tidak hanya digunkan untuk pembangunan fisik saja. Melainkan, untuk mengembangkan badan usaha milik desa (BUMdes).

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah mengatakan, keberadaan BUMDes bisa digunakan untuk menggali potensi desa agar dapat menjadi sumber penghasilan desa.  

Menurutnya, dari 81 desa yang menerima ADD, sudah banyak yang memiliki BUMDes. Dengan dikembangkannya BUMDes, diharapkan dapat memberdayakan masyarakat setempat agar perekonomian desa dapat berjalan dengan lancar.

"Pemerintah desa juga harus jeli untuk melihat setiap peluang dan potensi yang ada di desanya guna dapat mewujudkan one village one product, jadi setiap bisa memiliki produk unggulan," tambahnya.

Hanya saja, sampai saat ini baru ada beberapa BUMDes yang beroperasi akibat minimnya SDM yang berani melakukan pengelolaan potensi desa. (Andre/B-2)