SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meradang terkait adanya komentar pengguna media sosial facebook dengan akun bernama Pryianto Geger yang menuliskan kalimat Kabupaten Munafik Kotim Itu.

Tulisan itu di-posting akun Pryianto Geger terkait imbauan larangan warung makan buka di siang hari selama bulan Ramadan.

"Saya sangat kecewa dengan adanya komentar dari akun tersebut. Itu hal yang tidak pantas," kata Supian Hadi, saat Safari Ramadan di Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Rabu (31/5/2018). 

Dia mengatatakan, pemilik akun tersebut seharusnya memikirkan dulu isi konten yang dikomentari tersebut. Apalagi, kebijakan ini bukan yang baru dan selalu diterapkan setiap bulan Ramadan.

Supian Hadi menambahkan, kebijakan suatu daerah jangan sampai dibandingkan dengan daerah lainnya. Karena dasar dari suatu kebijakan itu tergantung kondisi daerah.

--page

"Jangan bandingkan Kotim dengan daerah lain, karena Kotim mayoritas muslim. Kita hidup harus saling hormat-menghormati. Apalagi imbauan ini kan cuma selama bulan Ramadan. Kita tidak meminta tutup full seharian, hanya saat siang," kata Supian. 

Dia juga menampik jika imbauan itu malah menghalangi usaha warung makan. Imbauan itu juga bahkan sudah disetujui sejumlah pihak, dan tujuannya untuk toleransi antarumat beragama di Kotim.

"Ada jam yang sudah disepakati untuk beroperasi, yakni sore hari. Ini hanya imbauan. Bayangkan, bahkan ada daerah lain memiliki perda, yang buka di siang hari saat Ramadan malah dihukum dan dicabut izinnya," kata Supian Hadi.

"Marilah kita bersama-sama menjaga hawa nafsu. Jangan menimbulkan hal untuk memancing mengajak sesama saling membenci. Jangan saling menjelek-jelekkan. Perkuat ibadah, tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT di bulan penuh berkah ini," tegas Bupati Kotim.

Dia juga kecewa dengan pemilik akun lainnya yang menilai larangan itu menutup rezeki orang. Padahal peraturan yang dibuat tersebut merupakan bentuk toleransi antarumat yang harus dilaksanakan di daerah ini. Sehingga keamanan dan kenyaman bisa terbangun dengan baik. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)