SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta aparat kepolisian agar mengusut tuntas ujaran kebencian di media sosial, yakni akun facebook dengan nama Pryianto Geger yang mengatakan Kotim Kabupaten Munafik. 

"Saya meminta langsung kepada kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut. Apalagi sudah dilaporkan," kata Supian Hadi, Rabu (31/5/2018). 

Dia menilai apa yang dituliskan warganet itu sangat tidak pantas. Sehingga sudah sepantasnya diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku. Apalagi, yang dikomentari tersebut berhubungan dengan toleransi antarumat beragama. 

Kasus itu berawal dari komentar di media sosial facebook tentang berita imbauan warung makan tidak beroperasi di siang hari selama ramadan.

Ada netizen yang menanggapi berita itu dengan menuliskan Kabupaten Munafik Kotim Itu. Bahkan ada juga yang menulis Kota Salah Satu Teroris Asal Sampit. 

--page

"Harusnya sesama warga Kotim saling jaga ketenteraman. Bukan malah berkomentar yang tidak-tidak. Karena hal itu akan memperkeruh suasana," kata Supian. 

Supian Hadi bahkan meminta langsung kepada Kapolres Kotim agar menindak siapa saja yang menyebarkan ujaran kebencian. Sehingga mereka bisa sadar tidak sembarangan dalam menggunakan media sosial. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)