BORNEONEWS, Sampit - Sebuah truk tangki KH 8740 PG yang disopiri oleh Dedi Suliadi terbalik di Jalan Tjilik Riwut Km 34, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kamis (31/5/2018).
Kejadian itu bermula sekitar pukul 09.00 WIB, saat truk melaju dari arah Kota Palangkaraya menuju Sampit. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sebuah mobil yang menyalip mobil lainnya, sehingga masuk ke jalur kanan (dari arah Sampit).
Melihat hal itu, untuk menghindari terjadinya tabrakan, Dodi pun membantingkan kemudinya ke kiri. Tabrakan pun terhindarkan, namun truk yang di kemudikannya terbalik. Bagian belakang truk masuk kedalam sungai, sementara bagian kabin masih berada dibahu jalan dengan keadaan rusak ringan.
Saat di konfirmasi, Kapolsek Cempaga Iptu Syaifullah membenarkan adanya kecelakaan tunggal itu. Akibat kecelakaan itu, minyak CPO yang ada di dalam tangki tumpah ke dalam sungai tersebut.
"Benar adanya kejadian itu. Dan sekarang kami (Polisi) akan melakukan mediasi terhadap pihak perusahaan dengan pihak warga yang tidak terima minyak CPO masuk ke dalam sungai," Kata Syaifullah.
--page
Diketahui minyak CPO itu milik PT Sinar Mas, Kabupaten Gunung Mas yang menggunakan jasa transportir dari PT Satriando Jaya Agropalma. Hingga kini mediasi belum dimulai, sebab sedang menunggu pihak pengurus CPO yang masih dalam perjalanan dari Kabupaten Seruyan menuju Kabupaten Cempaga.
"Mediasi akan dilaksanakan di kantor Kecamatan Cempaga," tutur Kapolsek. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








