BORNEONEWS, Muara Teweh– Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara Mulyar Samsi, menyayangkan pembangunan di dalam Kota Muara Teweh yang dinilai terlalu berlebihan.
"Kita lihat sajalah seperti lapangan hijau dan jembatan penyeberangan Water Front City (WFC), itukan menghabiskan dana miliar. Di mana dalam hal ini kita minta pemerintah bisa meliat situasi," katanya, Kamis (31/5/2018).
Sebab, lanjut dia, masih banyak jembatan yang perlu diprioritaskan. Seperti jembatan di Tongka–Kandui. “Di mana ada beberapa titik yang sangat rawan. Ini malah yang diprioritaskan jembatan WFC," sesalnya.
Politisi PDIP itu menilai bahwa pembangunan proyek jembatan WFC tersebut juga tidak terlalu bermanfaat. “Sebab bila sedang banjir, jalan di kawasan itu akan tergenang air.”
Hendaknya, sebut dia, pemerintah dapat melihat situasi dan keadaan di daerah. Sehingga bisa menilai pembangunan yang betul-betul prioritas. Supaya pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan merata dan dirasakan seluruh masyarakat. (RAMADANI/B-3)








