BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur mendorong pemkab untuk melakukan terobosan baru dalam rangka mengangkat kualitas pertanian.
"Salah satunya melalui peningkatan sumber daya manusia petugas penyuluhan lapangan (PPL)," kata Rudianur, Jumat (1/6/2018).
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan kelompok tani, mereka membutuhkan petugas yang tidak hanya menyampaikan teori tentang teknologi teknis pertanian semata. Tetapi lebih mempunyai peranan sebagai pendamping hingga memahami kendala peningkatan kualitas pertanian.
Maka dari itu keberadaan para penyuluh ini memilki peran penting untuk meningkatkan ketahanan pangan. Sebab melalui petugas penyuluhan, petani dapat memperoleh pengetahuan dan teknologi untuk meningkatakan hasil pertaniannya.
"Kami minta petugas PPL lebih optimal dalam melakukan pendampingan di lapangan," kata dia.
--page
Petugas PPL harus bisa menyalurkan ilmu pertanian yang dimiliki tentang bercocok tanam, agar petani mengetahui teknik bercocok tanam untuk menghasilkan produk yang berkualitas.
"Maju tidaknya sektor pertanian di daerah ini tidak lepas dari peran para penyuluh," pungkasnya.(NACO)








