BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Cici Desylia mendesak Pemkab Kotim melalui SOPD teknis agar proaktif mengawasi jajajnan pelajar di sekolah.
"Pengawasan harus sering dilakukan. Tidak menutup kemungkinan ada pihak yang menggunakan bahan tidak layak konsumsi atau zat berbahaya," kata Cici, Jumat (1/6/2018)
Cici mengatakan, pihaknya akan terus meminta instansi terkait melakukan berbagai langkah preventif demi kesehatan masyarakat, termasuk mengawasi pedagang makanan anak-anak.
Sejauh ini jajanan anak di sekolah semakin menjamur, terkadang anak usia dini sulit membedakan makanan yang berbahaya bagi kesehatan mereka.
Dia pun mengharapkan peran aktif dari pemkab untuk mengawasi secara berkala jajanan pelajar di sekolah, terutama di tingkat sekolah dasar.
--page
Cici juga menekankan kepada pihak sekolah agar hati-hati dan bekerjasama dengan penjual jajanan anak agar menjual makanan yang sehat. Dia juga khawatir dengan penjual yang menjual makanan di luar dengan tingkat pengawasan lemah tersebut.
Sehingga tidak ada makanan berbahaya dengan mudah dijual bebas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.(NACO/B-11)








