PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tidak jauh dari Aula Jayang Tingang, kompleks kantor Gubernur Kalteng ada sebuah musala kecil dilakukan rehab berat. Senasib dengan Aula Jayang Tingang, musala ini juga dirobohkan dan diganti dengan kontruksi dua lantai.

Proyek pembangunan ini menelan anggaran Rp3,82 miliar. Pagu anggaran berada di Biro Umum Sekretariat daerah (Setda) Provinsi Kalteng.

“Nanti akan dibangun yang musala baru, dua lantai, agar representatif. Musala baru nanti berkapasitas 600 orang,” terang Plt Kepala Biro Umum Setda Kalteng, Agus Pramono kepada Borneonews, Sabtu (2/6/2018).

Tender dengan nilai kontrak pekerjaanRp3,82 miliar itu dimenangkan PT Menara Dwiputra Mandiri Palangka Raya. Sesuai kontrak, pengerjaan harus selesai maksimal selama 180 hari atau enam bulan.

“Selama 180 hari kalender, dari 29 Maret hingga 25 September 2018,” pungkasnya.

Ada dua rehabilitasi berat gedung perkantoran di Kompleks kantor Gubernur pada 2018 ini. Aula Jayang Tingang juga dirobohkan, diganti dengan bangunan baru. Adalah PT Samagata Apti Jaya yang memenangi tender senilai Rp31,747 miliar itu. Pengerjaannya selama 210 hari atau tujuh bulan, berakhir 13 November 2018 nanti. (ROZIQIN/B-5)