BORNEONEWS, Sampit - Kecelakaan lalu lintas beruntun di jalur tengkorak Jalan Jenderal Sudirman arah Sampit-Pangkalan Bun di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur diduga akibat salah satu kendaraan memakan jalur lawannya. Hingga menewaskan dua korban jiwa.
"Kecelakaan itu akibat salah satu truk masuk ke jalur sebelahnya," kata salah seorang pengendara yang melintas di lokasi itu, Aliansyah, Sabtu (2/6/2018).
Akibat kejadian itu Rojikin sopir truk tangki dan Toyib sopir dump truk tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu sopir dump truk Eko Wibowo alami luka berat.
Lakalantas itu bermula saat truk tangki KH 9684 GC yang dikemudikan Rojikin meluncur dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun.
--page
Tepat di TKP mobil tangki masuk jalur kanan lawannya, pada saat yang bersamaan dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun datang dump truk Dutro KH 9992 FB yang dikemudikan Toyib.
Karena tidak bisa menghindar tabrakan tidak bisa menghindar lagi. Dua kendaraan itu adu kuat. Tanpa diduga datang dump truk nopol KH 9993 FB yang dikemudikan Edi Wibowo.
Karena tidak dapat menghindar truk Edi menghantam belakang truk Toyib. Hingga tabrakan makim tragis. Menewaskan Toyib dan Rijokin dengan luka parah, sementara Edi mengalami patah kaki dan kini dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit. (NACO/B-5)








