BORNEONEWS, Sampit - Eko Wibowo warga Jalan Merak, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur korban selamat dalam laka maut yang menewaskan Rojikin dan Toyib mengaku selamat setelah ia sempat banting setir.
Menurut korban saat di ruang instalasi gawat darurat RSUD dr Murjani Sampit Sabtu (2/6/2018) malam, kejadian di Jalan Jenderal Sudirman Km 83 Desa Sebabi, Kecamatam Telawang, sekitar pukul 14.00 wib itu bermula saat ia mengendarai truk dump nopol KH 9993 FB.
Eko beriringan dengan Toyib yang mengendarai dump truk nopol KH 9992 FB. Toyib di bagian depan menuju arah Pangkalan Bun-Sampit.
Saat itu datang truk CPO nopol KH 9684 CG yang dikemudikan Rojikin dari arah berlawanan. "Saat itu truk CPO masuk ke jalur kami. Sehingga tidak bisa lagi dihindari, saat itu saya sudah tidak bisa berpikir apa-apa lagi," kata Eko.
Toyib merupakan warga yang tinggal di Kelurahan Baamang Hilir itu berhantaman dengam Rojikin hingga keduanya sama-sama tewas. "Melihat itu saya banting setir saja ke kiri," ucap Eko.
--page
Hingga bagian samping depan truk yang dikemudikannya menghantam bagian belakang truk Toyib . Eko selamat ia hanya alami luka lecet di kakinya, lebam di wajahnya dan terkilir kakinya (bukan patah seperti sebelumnya). (NACO/B-5)








