BORNEONEWS, Palang Raya - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Kalteng menegaskan, stok beras di wilayah tersebut masih aman hingga akhir tahun. Pasalnya, stok beras akan terus bertambah yang didapat dari hasil panen petani setempat.
Kepala Bulog Divre Kalteng Faisal, melalui Kasi Pergudangan, Persediaan, dan Angkutan, Sutiyono, menjelaskan, data terakhir sampai dengan 31 Mei 2018 jumlah stok beras sebanyak 4.677 ton. Jumlah tersebut, terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 3.378 ton dan beras komersial sebanyak 1.299 ton.
“Jumlah ini masih terus bertambah, karena dalam waktu dekat akan ada pengiriman beras dari Jakarta dan Jawa Timur. Selain itu, kita juga sampai akhir tahun secara rutin melakukan pengadaan beras sendiri yang diperoleh dari hasil panen petani lokal,” sebutnya, baru-baru ini.
Sutiyono menambahkan, jika dirinci per wilayah, untuk di Palangka Raya sampai dengan 31 Mei 2018 persediaan beras di gudang sebanyak 1.172 ton CBP dan 29 ton beras komersial, gudang titipan Kuala Kurun terdapat 12 ton CBP, Kapuas 659 beras komersial, serta Sampit 638 ton CBP dan 337 ton beras komersial.
Kemudian di Pangkalan Bun terdapat 822 ton CBP dan 26 ton beras komersial, Muara Teweh 232 ton CBP dan 124 ton beras komersial, gudang titipan Beriwit di Puruk Cahu 54 ton CBP dan 5 ton beras komersial, serta di Buntok sebanyak 448 ton CBP dan 119 ton beras komersial.
--page
“Khusus untuk di Kuala Kurun dan Puruk Cahu, persediaan berasnya memang terbatas karena masih dilakukan rehab gudang. Tapi kalau rehab sudah selesai, baru beras akan kita masukan sesuai dengan kebutuhan,” terang Sutiyono. (IKA LELUNU/PP/B-2)








