BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Mei 2018 terjadi inflasi di dua kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) yaitu Kota Palangka Raya dan Sampit. Di Sampit menempati peringkat 11 kota dengan inflasi tertinggi tingkat nasional.
Menurut pantauan IHK (Indeks Harga Konsumen) dari 82 kota, 65 di antaranya mengalami inflasi dan 17 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebanyak 1,88 persen dan deflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang 0,99 persen.
Untuk Palangka Raya selama Mei 2018 terjadi inflasi 0,26 persen, berada diurutan ke 37 kota dengan inflasi tertinggi. Sedangkan Sampit mengalami inflasi 0,70 persen.
Kepala Badan Statistik Provinsi Kalteng Hanif Yahya menjelaskan penyebab inflasi di Sampit karena beberapa hal.
"Inflasi di Sampit terutama dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebanyak 1,45 persen dan bahan makanan 1,38 persen," ujarnya Senin (4/6/2018).
--page
Sedangkan penyebab inflasi Palangka Raya, Hanif menjelasakan dipengaruhi kenaikan indeks harga pada kelompok bahan makanan (0,55 persen), sandang (0,55 persen) dan kesehatan (0,47 persen). (GAZALI/m)








