SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pelayanan dan pengamanan arus mudik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus ditingkatkan jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Dalam hal itu, aparat Polres Kotim beserta instansi terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat Talabang 2018.

"Senin (4/6/2018) kemarin, kami (polisi) telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor untuk pengamanan sebelum maupun sesudah hari raya Idul Fitri tahun ini. Rencananya apel gelar pasukan Ops Ketupat Telabang akan dilaksanakan di kawasan Taman Kota Sampit pada Rabu (6/6/2018) mendatang," ucap Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Ariefianto mewakili Kapolres Kotim Mohammad Rommel, Selasa (5/6/2018).

Ops Ketupat Telabang 2018 akan dilaksanakan sehari setelah apel gelar pasukan, tepatnya pada Kamis (7/6/2018). Operasi yang merupakan kegiatan rutin di bulan suci Ramadan hingga berlalunya hari Raya Idul Fitri itu akan digelar selama 18 hari. Muali dari tanggal 7 - 24 juni 2018.

Operasi Ketupat Telabang merupakan nama sandi yang kembali digunkan pada tahun ini. Dua tahun sebelumnya, kegiatan ini memiliki nama sandi yang cukup sulit diucapkan yakni Operasi Ramadniya.

Dalam operasi itu, pihak kepolisian beserta instansi terkait lebih memfokuskan kepada pelayanan publik, seperti pelayanan dan pengamana arus mudik dan balik.

--page

"Pada intinya kegiatan ini lebih mengedepankan pelayanan dan pengamanan di masyarakat. Penindakan akan dikurangi," terangnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)