SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi yang ada di Kotawaringin Timur (Kotim) dikerahkan dalam Operasi Ketupat Telabang 2018.

Kabag Ops Polres Kotawaringin Timur (Kotim) AKP Boni Ariefianto mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengatakan, pihaknya akan menurunkan 40 personel yang akan di tempatkan di empat pos dalam kota Sampit, yakni pos pengamanan Tamanan Kota, simpang empat jalan MT Haryono deng jalan HM Arsyad, dan pos pelayan pelabuhan penumpng Sampit serta bandara H Asan Sampit.

"Kami menyiagakan 10 personel Polres Kotim disetiap posnya. 9 personel dan 1 Kepala Pos Pengamanan," ucap Boni, Selasa (5/6/2018).

Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan personel diluar sprin operasi yang ditempatkan di tiga pos luar kota, yakni Pos Pengamanan Giat Rekreasi di Pos Pol Teluk Sampit, Pos Pelayanan untuk res area arus mudik dan balik di Pundu wilayah hukum Polsek Cempaga Hulu dan pos pantau lalu lintas di pos Pol Sebabi wilayah hukum Polsek Kota Besi.

--page

Boni mengatakan, ada juga melibatkan personel pendukung operasi dari berbagai instansi, yakni TNI sekitar 1 pleton, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim sekitar 1 pleton, Dinas Kesehatan Kotim sebanyak 1 regu jaga beserta mobil ambulans.

Dilanjutkannya pula, pramuka dari Saka Bhayangkara sebanyak 1 pleton, Senkom sekitar 1 regu, Satpol PP sebanyak satu pleton dan PMI Kotim 1 pleton beserta tiga unit Ambulance dan 1 unit pikap.

"Kemungkinan ada ratusan personel gabunan yang terlibat dalam operasi ketupat telabang kali ini. Semoga dengan jumlah personel yang banyak ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para warga yang melakukan mudik," pungkas Boni. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)