PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satpol PP dan Damkar Kotawaringin Barat (Kobar) masih terus mengawasi kawasan eks lokalisasi. Pengawasan itu guna memastikan bahwa di tempat tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memulai lagi praktik prostitusi secara sembunyi-sembunyi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni, Selasa (5/6/2018) menjelaskan dalam beberapa kali pemantauan yang dilakukan pihaknya ke tiga eks lokalisasi yaitu Sungai Pakit, Dukuh Mola dan Simpang Kodok, hingga saat ini terlihat tidak berpenghuni, pascaditutup 15 Mei 2018.

"Walau demikian, patroli pengawasan tetap kita lakukan. Terutama pada saat masa arus balik lebaran ini. Dikhawatirkan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) ada yang coba-coba kembali lagi ke tempat-tempat tersebut," jelas Majerum.

Selain petugas Satpol PP, pengawasan juga dilakukan oleh perangkat desa tempat eks lokalisasi tersebut berada. Seperti yang dilakukan oleh Perangkat Desa Sungai Pakit.  Mereka juga secara intensif turut melakukan pemantauan di eks lokalisasi yang berada di desanya.

Sekretaris Desa Sungai Pakit Ujang Ruswandi menjelaskan, pengawasan tersebut dilakukan guna menjaga ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

--page

“Kita juga mengintensifkan pengawasan pada para pendatang. Pendatang diwajibkan untuk melaporkan diri kepada RT setempat sehingga jelas  identitas dan tujuannya datang ke desa ini," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-2)