SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Barak atau kos an merupakan sebuah bangunan yang dipergunakan untuk tempat tinggal yang disewakan. Namun sering disalahgunakan sebagai tempat prostitusi terselubung. 

Seperti dikeluhkan Davied warga Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini.

Seorang karyawan perusahaan swasta itu mengatakan, ada beberapa barak atau kos di wilayah Baamang  yang digunakan sejumlah pasangan remaja berkumpul pada malam hari.

"Yang saya tahu ada beberapa barak di sewa anak sekolahan maupun mahasiswa. Mereka sering membawa pasangannya ke barak pada malam hari. Saat sekitaran sedang dalam keadaan sepi," ucap Davied, Selasa (5/6/2018).

Hal itu dinilai kurang wajar. Sepasang muda-mudi yang belum berkeluarga diam disebuah tempat yang sama pada malam hari.

--page

Davied meminta kepada pemerintahan setempat atau instansi yang berwajib untuk menindaklanjuti hal itu.

Selain penggunanya, apabila diketahui barak dilakukan untuk mesum, maka petugas wajib memberikan sanksi kepada pemilik barak itu juga.

Sebab, pengelola secar tidak langsung telah membiarkan atau tidak mengontrol tempat usahanya.

"Semua barak atau kos an yang ada di Kotim, khususnya di Kecamatan Baamang dan Ketapang harus diperiksa. Memang tidak semua barak disalahgunakan. Akan tetapi pemeriksaan wajib dilakukakn untuk meminimalisir adanya penyalahgunaan, terlebih prostitusi terselubung," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)