BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selama melakukan Safari Ramadan, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah melihat dari dekat persoalan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari akses jalan yang sudah mulus hingga rusak berat.
"Tadi sepanjang jalan menuju desa ini (Nanga Mua), alhamdulillah jalannya sudah bagus, Insya Allah pada 2019 akan diaspal sehingga akses jalan desa ini mulus, karena program prioritas Pasangan Nurani yakni peningkatan infrastruktur dengan membangun dari desa," kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah
saat Safari Ramadhan di Masjid Jihatul Mu'min, Desa Nanga Mua, Kecamatan Arut Utara, Kamis (31/5).
Pernyataan bupati itu disambut tepuk tangan warga.
Sementara kondisi berbeda saat Bupati Hj Nurhidayah melaksanakan Safari Ramadan ke Desa Rungun, di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam). Perjalanan ke Desa Rungun berlangsung menegangkan karena harus melalui jalanan rusak parah.
Bupati memang sengaja memilih jalan ini. Ia ingin meninjau langsung kondisi terakhir di ruas jalan itu, terutama pada 10 titik yang tengah dipasang mating sebagai jembatan semi permanen.
--page
Pada saat mobil bupati bersama rombongan melintas di atas mating-mating yang sudah dipasang harus ekstra hati-hati, mengingat selain licin juga karena jembatan semi permanen yang terpasang di atas kubangan air. Salah menempatkan posisi bisa-bisa ban kendaraannya terperosok.
Beberapa orang terutama ibu-ibu kelihatan pucat ketika kendaraan yang ditumpanginya mulai menaiki mating yang terbuat daru kayu itu.
”Saya lebih baik turun dan jalan kaki saja,” kata seorang staf Bupati.
Rasa capai dan lelah ditambah perasaaan tegang yang dialami orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji tampak terobati ketika sampai di Masjid Jami Darul Ubuniyah Desa Rungun ditemui masyarakat yang sudah menunggumya.
“Alhamdulillah, kami sampai tanpa ada halangan,” ungkapnya kepada masyarakat Desa Rungun. (MASROHAN/m)








