KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Debat publik putaran terakhir di Gedung Salawah Kasongan, Selasa (5/6/2018) seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bakal bersaing di Pilkada Katingan 27 Juni 2018 mendatang.

Yakni, paslon nomor urut 1 Sakariyas - Sunardi Litang, paslon nomor 2 Fahmi Fauzi - Maspek J Garang, paslon nomor 3 Surya - Winda Natalia, paslon nomor 4 Ade Supriyadi - Ali Sameon Anom dan paslon nomor 5 Wiwin Susanto - Elman D Dangan.

Dalam debat yang dipandu moderator Sepmi Wa Wilma ini dibagi dalam beberapa segmen. Di antaranya penyampaian visi misi masing-masing paslon, kemudian tanggapan visi misi dan sesi pertanyaan dari paslon ke paslon lainnya secara bergantian.

Ada hal menarik saat paslon nomor urut 4 Ade Supriyadi - Ali Sameon Anom yang diberikan kesempatan moderator bertanya kepada paslon nomor urut 1 Sakariyas - Sunardi Litang.

"Kepada paslon nomor urut 1 kami mau mempertanyakan masalah aturan terkait anggaran mendahului perubahan, dan juga masalah dana aspirasi, mohon untuk dijelaskan," tanya Ali Sameon Anom calon wakil Ade Supriyadi kepada paslon nomor urut 1.

--page

Mendapatkan pertanyaan demikian, calon bupati nomor urut 1 Sakariyas langsung merespon. "Ini pertanyaan yang bagus, namun ini tidak saya jawab di sini," tegas Sakariyas yang disambut tepuk tangan pendukungnya.

Menurut Sakariyas pemerintah daerah dalam menetapkan APBD, itu selalu bersama-sama dengan pihak DPRD.

"Kami melalui mekanisme yang ada, sebab pemerintah meetapkan dengan DPRD," sahutnya.

Sakariyas menilai, pertanyaan tersebut dianggap tidak masuk dalam pokok-pokok sesuai visi misinya, dan cenderung mengarah isu yang berkembang, isu politik.

"Saya mohon maaf jangan pertanyakan di sini, karena saudara Fahmi (Fahmi Fauzi) dan Ade (Ade Supriyadi) juga sebelumnya menjabat anggota DPRD," imbuh Sakariyas.

Pasangan Ade Supriyadi - Ali Sameon Anom kemudian diberikan waktu untuk menanyakan perihal visi misi dari paslon lain. (ABDUL GOFUR/B-11)