BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta konsisten menggarap program prioritas yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu mencontohkan, seperti di Kecamatan Pulau Hanaut, yang masih membutuhkan tenaga kesehatan. Selain itu beberapa sekolah di Kecamatan Teluk Sampit juga butuh tenaga pengajar.
"Jika tiga sektor tersebut tidak mendapatkan perhatian dengan serius, maka akan menjadi penghambat program pengentasan kemiskinan," kata Dadang, Selasa (5/6/2018).
Dadang melihat, sejauh ini penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Dan perlu solusi agar dapat memutus tali kemiskinan tersebut.
Sehingga, dengan adanya program bantuan dari pemkab masyarakat miskin dapat bersekolah dalam rangka meningkatkan taraf hidup mereka ke depannya.
--page
Selain itu pada akhirnya juga akan mudah mendapatkan pekerjaan dan bersaing, dan dapat memutus rantai kemiskinan di daerah ini. Hal itu sejalan dengan harapan pemerintah. (NACO/B-11)








