BORNEONEWS, Palangka Raya - Identitas mortir yang ditemukan sekitar 150 meter dari jalan induk Tjilik Riwut Km 33, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Selasa (5/6/2018), belum diketahui.
Tim Gegana Satbrimob Polda Kalteng yang turun langsung ke lokasi tidak menemukan adanya tulisan dari mortir tersebut.
Diduga, tulisan sudah hilang termakan zaman. Ini pula yang diduga mortir tersebut peninggalan zaman perang. Tapi tidak bisa diprediksi zaman perang yang dimaksud.
Pada akhirnya, tim Gegana memutuskan untuk melakukan disposal (meledakan mortir di tempat). Proses peledakan berjalan sukses. Warga setempat sebelumnya juga diimbau untuk menjauh dari lokasi dengan jarak sekitar 500 meter.
Mortir itu sempat diabadikan sebelum proses peledakan dimulai. Hanya terlihat kurang lebih satu jengkal dari permukaan tanah.
--page
"Ini ditemukan oleh masyarakat yang saat itu sedang bekerja menggali tanah untuk membuat batu bata. Kemudian tadi (Selasa) melapor ke Polsek dan kita tindaklanjuti langsung dengan datang ke TKP," ucap Kapolsek Bukit Batu Ipda Arif Dany Susanto. (BUDI YULIANTO/B-11)








