BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran toko alat pancing di kawasan PPM Sampit, Kecamatan MB Ketapang, tidak hanya merugikan pemilik. Tukang parkir di sekitar lokasi kejadian itu juga merasakan efek kerugian.
Pasalnya, saat kebakaran itu terjadi, warga yang sedang parkir di lokasi tersebut langsung menyelamatkan kendaraannya masing-masing tanpa memerhatikan pembayaran parkir.
Mayoritas pemilik kendaraan yang parkir merupakan pengunjung warung makan di sekitar lokasi kejadian.
"Tadi tukang parkir mengeluh. Katanya banyak yang pergi tanpa bayar biaya parkir. Padahal di sini sedang ramai-ramainya," kata Nanik salah seorang pedagang di sana.
Sebelum terjadi kebakaran, susunan banyaknya motor tertata rapi hingga memenuhi halaman parkir. Bahkan ada dua baris. Namun saat kejadian, halaman parkir tersebut langsung terlihat lengang.
--page
"Hanya tersisa beberapa motor saja yang ada di sini. Makanya juru parkir tadi langsung pulang dengan raut wajah kusam," jelas Nanik. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








