BORNEONEWS, Sampit - Satu toko di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) terbakar, Selasa (5/6/2018) malam. Namun itu membuat geger hampir seluruh pemilik toko kawasan perbelanjaan terbesar di Kotim tersebut.
Apalagi, pedagang lainnya takut jika api sewaktu-waktu menjalar dengan cepat, hingga menghanguskan toko lainnya.
"Tadi saya sudah mau tidur, lalu ditelpon ayah saya ada kios di PPM yang terbakar. Saya langsung ke lokasi menyelamatkan barang-barang di toko saya," kata Inul, salah satu pemilik toko pakaian di PPM Sampit, Senin (5/6/2018).
Dia sangat kaget dengan kejadian tersebut. Hal serupa juga dirasakan puluhan pemilik kios lainnya, yang langsung berdatangan melihat sekaligus bersiap menyelamatkan barang dagangannya jika api meluas.
"Sedikit barang sempat saya kemasi. Untungnya, api cepat dipadamkan," kata Inul.
--page
Kebakaran itu sendiri menggegerkan para pedagang. Apalagi saat itu hanya sebagian toko konter ponsel yang buka. Dan ratusan kios lainnya sudah tutu.
Adapun toko yang terbakar milik Ehen, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam toko itu dijual beragam alat pancing dan sandal. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








