PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha, Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali menggelar pasar murah di sejumlah Kecamatan dalam rangka menghadapi Idul Fitri.

Pasar murah dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan lebaran yang kini harga kebutuhan pokok dipasaran naik.

Kepala Dinas Perindagkop Mura Kariadi saat membuka pasar murah di Kelurahan Muara Laung, Kecamatan Laung Tuhup, lusa lalu, mengatakan, pasar murah yang bersumber dari dana APBD Kabupaten dan APBD Provinsi merupakan agenda rutin setiap menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Di mana pada pasar murah jelang Idul Fitri tahun, Disperindagkop menggelar pasar murah dengan menjual beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, susu dan beberapa kebutuhan lainnya dengan subsidi harga sebesar 35 persen per satuan bahan pokok yang dijual.

“Sebelum melaksanakan pasar murah di Kecamatan Laung Tuhup , kami juga telah melaksanakan pasar murah di Desa Muara Tuhup, di mana keseluruh pasar murah cukup disambut antusias masyarakat yang membeli,” katanya.

--page

Karena barang yang dijual di pasar murah cukup terbatas, oleh sebab itu, target pasar murah sendiri di khususnya untuk keluarga yang tidak mampu, dengan system pebelian kupon terlebih dahulu kemudian ditukarkan ke petugas untuk mendapatkan bahan pokok yang dibeli dengan dibatasi satu paket per Kepala Kelruarga (KK).

Dirinya berharap pasar murah yang dilaksanakan sedikitnya bisa meringankan beban masyarakat khususnya yang kurang mampu untuk bisa memenuhi kebutuhan untuk merayakan lebaran.

Di mana ada sebanyak 750 paket sembako yang dijual di pasar murah, dan seluruhnya habis terjual tidak sampai satu jam karena tingginya minat masyarakat.

Ke depan jelasnya, agenda serupa akan dilaksanakan, dan apabila anggarann memungkinkan agar dilaksanakan lebih besar dan di banyak lokasi berbeda, dengan jumlah paket sembako yang lebih banyak.

Hal itu mengingat masih banyak masyarakat yang ingin mendapatkan paket sembako di pasar murah namun tidak kebagian lantaran jumlah yang terbatas.

--page

Sementara itu, Kadisperindagkop menjelaskan bahwa seluruh kegiatan pasar murah yang dilaksanakan, semuanya berjalan tertib dan lancar. (TRISNO/B-5)