PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah mobil pikap dengan nomor polisi KH 8456 AH menyeruduk motor Vixion KH 3161 BS yang sedang berkendara dalam satu arah menuju Tangkiling. 

Dorongan keras itu mengakibatkan dua orang penunggang Vixion terpental keras dan mengalami luka berat. Bahkan korban akhirnya menghembuskan napas terakhir setempat sempat menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. 

Korban bernama Julinando (27) dan Hendro (21). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 Palangka Raya, Selasa (5/6/2018) malam. 

Tidak hanya menyeruduk Vixion, mobil pikap yang dikemudi oleh Arkhivus Nefta (22) warga Desa Sungai Lunuk, Kabupaten Murung Raya itu juga menyambar warung di pinggir jalan. 

Untungnya, warga yang sedang menikmati santap makan di warung itu selamat. Tidak ada di antara mereka yang tertabrak. 

--page

Namun, warung hancur. Sedang mobil baru terhenti setelah menabrak pohon nangka yang berdiri di ujung dari warung tersebut. 

Kanit Laka Satlantas Polres Palangka Raya Aiptu Tri Marsono mewakili Kasat Lantas AKP Anang Hardyanto pada Rabu (6/6/2018) mengatakan, peristiwa bermula ketika pengendara pikap meluncur dari arah Bundaran Besar menuju Tangkiling. 

Mendekati TKP, pengemudi diduga kurang memperhatikan arah di depan sehingga tak lama kemudian menghantam bagian belakang Vixion. 

Akibatnya, dua pengendara Vixion terpental keras. Mereka lalu mengalami luka berat di lokasi kejadian dan meninggal dunia di rumah sakit. 

Sedangkan pengemudi pikap juga mengalami luka-luka setelah mobilnya menabrak warung hingga ringsek. Peristiwa ini masih ditangani oleh aparat kepolisian. (BUDI YULIANTO/B-3)