BORNEONEWS, Sampit - Sudah sekitar delapan tahun ini program pembangunan 119 SUTT yang menghubungkan Sampit-Pangkalan Bun terkendala.
Kepala PT PLN (Persero) UIP Kalbangteng UPP Kitring Kalbangteng 3 di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Marwinsyah, mengatakan progres pembangunan itu sudah berjalan sekitar 96 persen. Namun target selesai bulan ini harus molor lagi.
"Target kita Juni ini tapi mundur menjadi Agustus. Semoga faktor penghalang bisa terselesaikan," kata Marwinsyah, saat buka puasa bersama di kantor baru Jalan Suprapto, Sampit, Rabu (6/6/2018).
Pihaknya terus berupaya agar energi dari Sampit ke Pangkalan Bun itu segera tercapai. Karena itu salah satu tantangan yang cukup berat yang dihadapi, padahal pelaksanaannya sejak 22 Desember 2011 silam.
Masalah yang dihadapi pada pembebasan lahan dan jalur di bawahnya. Saat ini sedang dilakukan konsolidasi termasuk dengan pemkab, kejaksaan dan pengadilan negeri.
--page
"Agar masyarakat kita yang belum ada persamaan persepsi segera bisa menyadari betapa pentingnya pembangunan kelistrikan. Semua masalah listrik bisa diselesaikan karena tower ini merupakan jalan tolnya," tandasnya.(NACO/B-11)








