PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) bersama sejumlah instansi terkait, mulai bersiap mengantisipasi terulangnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan ialah dengan menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla serta Persiapan Apel Siaga. Rapat digelar di Aula Kantor Bupati Kobar, Kamis (7/6/2018), yang diikuti oleh unsur TNI, Polri, Manggala Agni, serta para relawan.

Sebelum rakor dibuka oleh Wakil Bupati, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Hermon F Lion menyampaikan tujuan digelarnya rapat tersebut.

"Belakangan ini Kabupaten Kobar dan sekitarnya mulai jarang turun hujan, artinya saat ini sudah mulai masuk musim kemarau. Untuk itu kita harus melaksanakan persiapan mencegah karhutla yang biasanya terjadi saat kemarau," sebut Hermon.

Sebagai langkah awal persiapan pencegahan karhutla, pihaknya bakal menggelar apel siaga yang pelaksanaannya seusai Lebaran.

--page

"Rencananya apel ini juga akan melibatkan personel dari kabupaten tetangga. Karena potensi permasalahan karhuta tentunya bukan hanya terjadi di daerah kita saja," jelas Hermon lagi.

Selain itu, untuk mengantisipasi karhutla di Kobar bakal dibangun 14 posko lapangan yang tersebar di tiga kecamatan yang dinilai rawan.

"Bukan berarti kita mengabaikan kecamatan lain. Namun prioritas posko ini dibangun di kecamatan yang rawan kebakaran yaitu Arut Selatan, Kotawaringin Lama, dan Kumai," sebut Hermon. (KRIDA/B-3)