GUNUNG MAS –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Sanitasi sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan. Terutama dalam menunjang kesejahteraan masyarakat. Karena berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, serta kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Gunung Mas Yohanes Tuah saat membacakan sambutan tertulis Sekda Yansiterson, yang juga ketua Pokja Sanitasi Kabupaten Gumas saat Kick Off Meeting Percepatan Program Pembangunan Sanitasi (PPSP) di aula kantor BP3D, Kamis (7/6/2018).

"Pembangunan sanitasi meliputi bidang pelayanan air limbah, persampahan dan drainase, yang semuanya merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus tersedia," kata Yohanes Tuah.

Ia menyampaikan, untuk akses aman sanitasi di Indonesia masih belum memadai. Hal itu ditunjukan oleh data akses masyarakat terhadap sanitasi yang layak di Indonesia baru mencapai angka 85% pada 2017. Sedangkan target sasaran universal akses bidang sanitasi ditetapkan pada 2019 adalah 100%.

"PPSP diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, yang dapat mendukung terciptanya percepatan pembangunam sanitasi melalui advokasi, perencanaan strategis, dan implementasi yang komperehensif dan terintegrasi," cetusnya.

--page

Yohanea Tuah menambahkan, untuk menjamin keberlangsungan dan keberlanjutan pelaksanaan pencapaian program PPSP di Kabupaten Gunung Mas, disusun suatu dokumen yang berhubungan dengan sanitasi. (EPRA SENTOSA/B-3)