SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Secara tegas Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli meminta agar jangan sampai ada kongkalikong dalam lelang proyek multiyears RSUD dr Murjani Sampit.

Bahkan secara tegas Jhon meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasinya. Mengingat anggaran untuk kegiatan itu mencapai Rp150 miliar.

"Kami minta agar pihak yang merasa dirugikan mengadu, baik itu ke Bupati, Sekda atau aparat penegak hukum," kata Jhon, dalam jumpa persnya, Kamis (7/6/2018).

Jhon meminta agar KPK memgawasi panitia hingga pihak pemberi pekerjaan. Karena dengan adanya keluhan itu setidaknya bisa diambil langkah antisipasi. Agar tidak ada celah untuk memainkan proyek milik pemerintah tersebut.

"Kalau kami menginginkan siapa saja yang melaksanakannya orang yang benar-benar sesuai. Tidak ada yang dikondisikan karena adanya janji fee segala macam, itu akan jadi gratifikasi nanti," ucap Jhon.

--page

Bahkan Jhon yakin, KPK akan memantau proyek tersebut. Mengingat proyek yang dinilainya di bawah itu saja mereka awasi, apalagi ini nilainya mencapai angka Rp150 miliar.

"Jangan sampai ada yang bermain. Apa tidak ngeri melihat banyak pejabat yang ditangkap KPK," tegas Jhon. (NACO/B-2)