KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas gencar melakukan sosialisasi pemilahan sampah dan membuat pupuk di sekolah.

Sosialisasi ini juga dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan dinas terkait lainnya.

"Sosialisasi yang dilakukan memberikan pengertian kepada anak sekolah seperti SD dan jenjang lainnya terkait tentang membedakan sampah dari segi tempat sampahnya dan warnanya. Misal tempatnya warna hijau berarti untuk daun dan lain-lainnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas, Muhammad Saleh Makki, Kamis (7/6/2018).

Dia mengatakan pengenalan dan sosialisasi ini bukan hanya di sekolah saja, tapi kepada masyarakat, sehingga mereka paham cara memilah sampah berdasarkan tempat dan warnanya.

"Selain itu cara pembuatan pupuk juga di kenalkan bagaimana cara membuatnya, prosesnya apa saja, bahan yang diperlukan apa saja sampai bisa menjadi kompos. Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan sampah organik seperti daun agar bisa di pakai kembali sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman lainnya," ucapnya.

Dengan sosialisasi tersebut maka pemahaman cara memilah sampah dan cara membuat pupuk bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat maupun pelajar. (HARDI/B-6)