KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Jumat (8/6/2018), Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) kembali berlanjut. Hari ini digelar lomba dayung tradisional di Bendungan Sakata Juri, Kuala Kurun. 

Pada lomba perahu tradisional kategori putri, tim dayung dari Kecamatan Manuhing Raya berhasil meraih juara pertama dengan catatan waktu 2 menit 23,23 detik.

Juara kedua direbut tim dayung Kecamatan Damang Batu dengan catatan waktu 2 menit 24,80 detik dan juara ketiga diraih tim dayung Kecamatan Kurun dengan waktu 2 menit 27,09 detik.

"Para pemenang lomba dayung tradisional mendapat piala dan uang pembinaan," kata ketua panitia FBMM, Brikson.

Lomba dayung tradisional pada FBMM menggunakan sistem waktu tercepat dengan lintasan 100 meter. Untuk satu tim terdiri dari enam orang, seorang di antaranya hanya bertugas memukul gong dan lima orang mendayung. 

--page

Dayung menjadi salah satu cabang  lomba dalam FBMM, mengingat mendayung perahu merupakan tradisi masyarakat pada zaman dulu, sebelum ada kelotok bermesin. (EPRA SENTOSA/B-3)