BORNEONEWS, Sampit - Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombespol Dedi Prasetyo melakukan pertemuan dengan unsur pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan juga sejumlah tokoh agama, masyarakat serta adat di daerah ini, Sabtu (9/6/2018).
Pertemuan itu membicarakan tentang situasi kamtibmas di wilayah Kalteng ini, jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di beberapa kabupaten dan juga pemilihan presiden 2019 nantinya.
"Untuk keseluruhan, situasi kamtibmas berjalan aman dan kondusif. Namun dengan adanya Pilkada di beberapa daerah, maka harus diantisipasi adanya gesekan-gesekan yang berujung pada hal yang tidak diinginkan," ujar Dedi, saat memimpin pembicaraan pada pertemuan tersebut.
Di Kotim sendiri saat ini tidak melaksanakan Pilkada. Walaupun begitu, kerentanan bisa saja terjadi. Apalagi, Kotim memiliki daerah tetangga yang melakukan pemilu yakni Lamandau, Sukamara, dan Katingan.
Dirinya juga mengatakan, seluruh elemen masyarakat di Kotim ini harus selalu waspada. Jangan sampai mudah terpancing dengan isu-isu yang berbau sara. Karena hal itu bisa membuat pemecah belas persatuan.
--page
"Masyarakat Kotim harus bersatu, tangkal kerawanan yang terjadi. Jangan terpancing isu yang menyesatkan dan memecah belah persatuan agar tercipta daerah yang damai dan tentram," kata Dedi.
Dirinya juga mengatakan, jangan sampai kejadian pada 2001 silam terulang kembali akibat ulah sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab. Sehingga masyarakat harus bersatu untuk mewujudkan hal itu.
Dedi juga mengatakan perlunya menangkal radikalisme masuk ke daerah ini. Sehingga masyarakat harus paham dan melaporkan kalau ada yang mencurigakan bagi setiap orang pendatang ataupun lainnya agar daerah ini bisa terhindar dari hal tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








