BORNEONEWS, Tamiang Layang- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Barito Timur Suriansyah mengimbau masyarakat tidak bermain petasan di bulan Ramadan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, petasan merupakan barang yang sifatnya berbahaya.
Selain berbahaya, petasan juga mengganggu orang sekitar, terutama yang sedang beristirahat dan salat tarawih.
"Petasan juga berbahaya bagi masyarakat yang mengidap penyakit jantung. Bisa memicu kematian bagi si penderitanya," ungkap Plt Bupati, Jumat (8/6/2018).
Tidak hanya itu, petasan dan sejenisnya berpotensi menyebabkan kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk. “Karena bahan dasar petasan dan sejenisnya dari mesiu yang mudah terbakar sehingga sangat berpotensi menyebabkan kebakaran," katanya.
Oleh sebab itu, kalaupun masyarakat nekat bermain petasan hendaknya hanya pada momen yang tepat atau pada tempat yang aman. Khusus bagi anak-anak harus selalu dalam pengawasan orang tua. Supaya tidak terjadi sesuatu yang sifatnya memicu hal negatif. "Atau mengganggu dan berbahaya bagi orang lain, serta orang yang memainkan petasan itu sendiri," pungkasnya. (TIM BORNEONEWS/B-3)








