KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan- Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, harga daging ayam potong di Kota Kasongan, Kabupaten Katingan, mulai tidak terkendali.

Saat ini, harga 1 kg ayam potong mencapai Rp50 ribu. Padaahal pekan lalu, masih dijual Rp45 ribu per kg.

"Iya sekarang harga daging ayam potong naik lagi jadi Rp50 ribu per kg," tutur Isna, pedagang ayam potong di Pasar Kasongan, Sabtu (9/6/2018).

Menurutnya, kenaikan harga daging ayam potong di tingkat pedagang disebabkan harga dari pihak pemasok (ditributor) memang sudah mengalami kenaikkan. Sehingga, padagang harus ikut menaikkan harga agar tidak rugi.

Meski harganya mahal, tidak menyurutkan warga Kasongan untuk memburu daging ayam potong.

--page

"Enggak ada pengaruhnya sih (dari segi omzet). Malah sejak beberapa hari ini stok daging ayam potong kita belum saampai sore sudah habis terjual," imbuhnya.

Kenaikkan harga daging ayam potong juga terjadi di Pasar Kereng Pangi. Rata-rata pedagang Pasar Kereng Pangi menjual daging ayam potong Rp50 ribu per kg.

Kenaikkan harga daging ayam potong ini dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga. "Pemerintah daerah ya harus melakukan pengecekan harga-harga sembako. Kalau misalnya ada barang kebutuhan dijual terlalu mahal harus diselidiki apakah memang dari distributor sudah mahal atau dinaikkan secara sepihak," kata ibu Yadi, warga Kasongan. (ABDUL GOFUR/B-3)