KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Menjelang lebaran Idul Fitri harga emas di Kasongan Kabupaten Katingan naik.

Pantauan borneonews.co.id Minggu (10/6/2018) baik di Pasar Kasongan maupun Pasar Kereng Pangi, sejumlah pemilik toko emas mengatakan, kenaikan harga emas dipengaruhi beberapa faktor.

Pertama, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, dan kedua menjelang Idul Fitri.

"Memang dari tahun-tahun sebelumnya kalau sudah mau lebaran, itu harga emas mengalami kenaikan dari harga sebelumnya," tutur Dilah, salah seorang pemilik toko emas di Pasar Kereng Pangi, Minggu (10/9/2018).

Selain itu, juga karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

"Kalau dolar naik pasti harga emas juga mengikuti naik, ini sudah menjadi kebiasaan, sebab harga emas mengikuti dolar," sebutnya.

--page

Menurutnya, untuk emas dengan karat 999, pihaknya mematok harga Rp610.000 per gramnya.

Padahal awal tahun 2018 lalu harga emas karat 999 ini masih dijual Rp550.000 per gramnya. 

"Sejak saat itu naik-naik terus, dan kemarin seiring melemahnya rupiah terhadap dolar harga emas langsung naik menjadi Rp580 ribu, kemudian naik lagi jadi Rp600 ribu dan hari ini naik lagi menjadi Rp610 ribu per gram," tutur Dillah.

Sedangkan emas dengan karat 420 ia mematok harga Rp275 ribu per gram atau mengalami kenaikan sebesar Rp25 ribu per gramnya dari sebelumnya Rp250 ribu per gram.

Sedangkan emas dengan karat 700 juga mengalami kenaikan hingga menjadi Rp580 per gram.

"Biar mahal tapi warga tetap saja membeli emas ini katanya untuk dipakai lebaran," imbuh Dilah. (ABDUL GOFUR/B-5)