BORNEONEWS, Muara Teweh - Rumah murah menjadi solusi bagi masyarakat yang memenuhi syarat, yang penghasilannya di bawah Rp4 juta.
“Artinya pegawai yang golongan II dan III bisa ikut program. Terutama yang honorer bisa memiliki rumah sendiri,” harap Sekda Barito Utara, H Jainal Abidin.
Apalagi, lanjut Jainal, masyarakat warga Barito Utara banyak menyewa/mengontrak rumah, tinggal di barak, rumah kurang layak dan sehat serta terkesan kumuh.
"Kondisi itu bisa diatasi dengan program sejuta rumah. Walaupun Pemda melakukan bedah rumah-rumah dari APBN 254 unit rumah dan APBD 30 rumah, tapi hanya untuk rumah warga yang sangat memprihatinkan” ucapnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Penyiapan dan Penyediaan Papan Indonesia (APEPPI) Pusat, Ridha Yusmiati SH mengutarakan, program ini bagi PNS,TNI-Polri, pekerja, buruh, perserta BPIS Ketenagakerjaan, petani dan nelayan hingga masyarakat umum.
--page
Dalam rangka mewujudkan program satu rumah untuk rakyat. “Terbuka peluang pengembang atau developer untuk membangun rumah bersubsidi untuk mewujudkan masyarakat yang berpenghasilan rendah, layak huni, sehat dan bermartabat," kata Ridha Yusmiati. (RAMADHANI/B-5)








