BORNEONEWS, Sukamara - Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diboes) Sukamara Benson Nababan mengatakan, peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) diduga merupakan bawaan dari luar daerah.
"Berdasarkan hasil penelusuran, kasus penularan DBD ini terjadi karena bawaan dari luar wilayah tempat tinggal penderita," kata Benson Nababan, Minggu (10/6/2018).
Berson mencontohkan, seperti kasus DBD yang muncul di Desa Karta Mulya. Padahal tahun sebelumnya di desa itu nihil kasus DBD.
"Ternyata ada yang bepergian ke wilayah endemis demam berdarah," kata Benson.
Untuk penanggulangannya, dinkes sebelum melakukan fogging untuk memutus mata rantai penularan DBD, akan terlebih dahulu melakukan survey jentik nyamuk di daerah yang ditemukan. (NORHASANAH/B-11)








