PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Festival Keriang- Keriut di Mendawai, tepatnya bantaran Sungai Arut terus didatangi pengunjung dari berbagai kelurahan. Sejak festival itu dimulai hingga memasuki tahap akhir penilaian.

Tak hanya dari Kelurahan Mendawai, pengunjung juga ada dari Kampung Baru, Kampung Raja, Mendawai Seberang, Madurejo dan Kumai.

"Sangat bagus dan teringat zaman dulu waktu lampu belum masuk ke kampung-kampung," kata Eva, salah satu pengunjung yang datang bersama suami dan anaknya.

"Sangat unik dan juga bagus. Kami ingin festival ini digelar berkesinambungan, agar nuansa bulan suci Ramadan lebih terasa," kata Siska, yang tampak asyik berswafoto.

Festival Keriang - Keriut Terus memberikan cerita kepada warga, sebelum listrik ada, hanya lampu pelita (lentera kecil) dan serabut bekas kulit kelapa untuk menerangi jalan di kawasan permukiman. (ANDREANSYAH/B-11)