BORNEONEWS, Sampit - Para motoris kelotok atau angkutan sungai yang melayani penumpang dihimbau memperhatikan keselamatan.
Itu dilakukan karena saat ini jalur Sungai Mentaya sedang padat oleh perahu yang hilir mudik menuju Sampit atau sebaliknya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Jelang lebaran seperti ini, angkutan keletok akan banyak yang hilir mudik. Terutama bagi mereka yang tinggal di tepi Sungai Mentaya yang ingin berbelanja di Sampit. Sehingga motoris harus memperhatikan keselamatan penumpangnya," pesan Kepala Dinas Perhubungan Kotim Fadlian Noor, Senin (11/6/2018).
Fadlian berharap agar motoris menyiapkan alat keselamatan seperti pelampung, penerangan saat beraktivitas malam hari, dan juga selalu memperhatikan badan perahu apakah ada yang bocor atau tidak, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tabrakan atau akibat adanya kebocoran.
"Memang selama Ramadan ini tidak terjadi hal seperti itu, namun yang pasti antisipasi labih utama," kata Fadlian.
--page
Dirinya juga meminta agar motoris tidak memaksakan diri mengangkut barang hingga berlebihan. Hal itu sangat rentan terjadinya kecelakaan air. Bahkan walaupun hanya diterpa ombak yang tidak terlalu besar, bisa-bisa perahu akan terbalik atau tenggelam. Sehingga berbahaya bagi keselamatan penumpang. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








